Beasiswa tanpa TOEFL atau IELTS tidak selalu berarti bebas seluruh persyaratan bahasa. Ada program yang menerima bukti lain, menunda penyerahan hasil, atau tetap mengikuti ketentuan universitas tujuan.
Daftar isi artikel
Brunei: ada persyaratan kemampuan bahasa
Untuk sesi 2026/2027, Kementerian Luar Negeri Brunei mencantumkan pilihan bukti bahasa, antara lain kualifikasi bahasa Inggris GCE/IGCSE, IELTS 6.0, atau TOEFL minimal 550. Karena itu, pernyataan bahwa beasiswa ini tidak memerlukan bukti bahasa tanpa syarat adalah keliru. Persyaratan tambahan kampus juga perlu diperiksa.
Türkiye Scholarships: mengikuti pilihan program
Panduan Türkiye Scholarships meminta hasil tes bahasa apabila diwajibkan universitas atau program yang dipilih. Bahasa pengantar perlu diperiksa di sistem aplikasi. Kursus bahasa Turki tidak otomatis menggantikan bukti bahasa yang diminta program berbahasa Inggris.
Chevening: bedakan syarat beasiswa dan kampus
Chevening telah menghapus persyaratan bahasa Inggris milik program beasiswanya. Namun, kandidat tetap harus memenuhi persyaratan universitas dan memperoleh unconditional offer dari salah satu pilihan program sebelum tenggat. Conditional offer bukan pengganti akhir persyaratan tersebut.
Cara memeriksa program lain
- Pilih program, jenjang, kampus, dan periode pendaftaran yang tepat.
- Baca persyaratan beasiswa dan penerimaan universitas secara terpisah.
- Periksa bukti bahasa yang diterima, kemungkinan pengecualian, skor minimum, dan kapan bukti harus diserahkan.
- Simpan tautan pengumuman resmi dan hubungi penyelenggara jika ketentuannya belum jelas.
Daftar negara atau nama beasiswa saja tidak cukup untuk menyatakan seseorang bebas tes bahasa. Skor simulasi dapat digunakan untuk latihan, tetapi tidak boleh dianggap memenuhi persyaratan resmi tanpa penerimaan tertulis dari lembaga tujuan.
