Media BIC, Jakarta – Educational Testing Service (ETS) menghentikan layanan tes TOEFL dan GRE di Iran setelah Office of Foreign Assets Control (OFAC) Amerika Serikat menangguhkan Iran General License G yang sebelumnya mengizinkan layanan pendidikan tertentu di negara tersebut.
- OFAC menangguhkan Iran General License G mulai 24 Agustus 2026.
- ETS menyatakan seluruh jadwal TOEFL dan GRE mendatang di Iran akan dibatalkan.
- Warga Iran masih dapat mengikuti TOEFL atau GRE di negara lain, sepanjang memenuhi syarat pendaftaran dan tersedia jadwal tes.
Mengapa tes dihentikan? · Dampak bagi peserta · Opsi yang masih tersedia
Daftar isi artikel
Mengapa TOEFL dan GRE dihentikan di Iran?
Dalam pembaruan resminya, ETS menjelaskan penghentian layanan di Iran berkaitan dengan perubahan regulasi Amerika Serikat, bukan keputusan bisnis perusahaan. ETS menyebut OFAC menangguhkan General License G yang sebelumnya mengizinkan TOEFL, GRE, dan layanan pendidikan terkait di Iran.
OFAC mengonfirmasi bahwa Iran General License G ditangguhkan sejak 24 Agustus 2026. Lisensi tersebut berkaitan dengan pertukaran akademik serta ekspor atau impor layanan pendidikan tertentu.
Apa yang diumumkan ETS?
ETS menyatakan seluruh jadwal TOEFL dan GRE yang akan datang di Iran dibatalkan. Informasi resmi mengenai penghentian tes dan langkah berikutnya tersedia pada pembaruan ETS tentang layanan tes di Iran.
Dampak penghentian TOEFL dan GRE bagi peserta di Iran
Peserta yang sudah memiliki jadwal tes akan dihubungi langsung oleh ETS. Untuk pendaftaran yang dibayar langsung melalui akun ETS, perusahaan menyatakan akan memberikan pengembalian dana penuh ke metode pembayaran semula.
Peserta yang mendaftar menggunakan voucher akan menerima informasi terpisah dari ETS mengenai pilihan yang tersedia. ETS juga belum memberikan jadwal pasti kapan layanan TOEFL dan GRE dapat kembali berjalan di Iran.
Bagaimana dengan pengiriman skor lama?
ETS menyebut peserta yang berada di Iran dan ingin memesan laporan skor tambahan dari tes sebelumnya harus melakukan pemesanan paling lambat 8 September 2026. Setelah tanggal itu, ETS untuk sementara tidak dapat memproses permintaan laporan skor baru bagi peserta yang berada di Iran.
Warga Iran masih dapat tes TOEFL atau GRE di luar negeri
Pembatasan tersebut berlaku terhadap penyelenggaraan layanan tes di dalam Iran. Menurut ETS, warga Iran tetap dapat mengikuti TOEFL atau GRE di lokasi tes negara lain, dengan syarat memenuhi ketentuan pendaftaran dan memperoleh jadwal yang tersedia di lokasi tujuan.
Bagi pembaca Indonesia yang sedang mempersiapkan studi internasional, perubahan ini tidak berarti TOEFL dihentikan secara global. Informasi mengenai format dan penggunaan tes dapat dibaca dalam panduan Media BIC tentang TOEFL iBT 2026.
Sementara itu, peserta yang membutuhkan tes institusional di Indonesia dapat memeriksa jadwal TOEFL ITP online terbaru dan memastikan terlebih dahulu jenis tes yang diterima oleh kampus, instansi, atau program tujuan.
Konteks kebijakan OFAC dan layanan pendidikan
General License G sebelumnya memberi otorisasi untuk sejumlah transaksi terkait pertukaran akademik dan layanan pendidikan dengan Iran. Penangguhan lisensi tersebut diumumkan OFAC bersamaan dengan sejumlah perubahan lain dalam program sanksi Iran pada 24 Agustus 2026.
Karena kebijakan dapat berubah, peserta sebaiknya memeriksa halaman resmi ETS sebelum melakukan pembayaran, perjalanan lintas negara, atau pemesanan laporan skor. Hingga pembaruan resmi berikutnya, ETS menyatakan belum ada waktu yang dikonfirmasi untuk dimulainya kembali layanan TOEFL dan GRE di Iran.








