Riset IELTS 2026: 82% Peserta Utamakan Pengakuan Tes Global

Ilustrasi Pelajar Membandingkan Pilihan Tes Ielts Dan Tujuan Studi Internasional

Media BIC, Jakarta – Riset terbaru IELTS menunjukkan pengakuan tes secara luas menjadi pertimbangan utama calon peserta yang ingin studi, bekerja, atau bermigrasi ke luar negeri. Survei IELTS Voices 2026 menemukan 82 persen responden memprioritaskan tes bahasa Inggris yang diakui seluas mungkin.

Temuan itu diumumkan IELTS pada 7 September 2026 berdasarkan survei terhadap 8.395 peserta tes dan calon peserta di 165 negara. Riset dilakukan oleh mitra IELTS, yakni British Council, IDP IELTS, dan Cambridge University Press & Assessment.

Daftar isi artikel

Pengakuan tes jadi pertimbangan utama

Menurut laporan resmi IELTS, 82 persen responden menyatakan mereka akan memprioritaskan tes bahasa Inggris yang memiliki pengakuan seluas mungkin. Bagi calon mahasiswa, pengakuan tersebut penting karena persyaratan bahasa berbeda antaruniversitas, negara, dan jalur aplikasi.

Survei juga menemukan 42 persen responden yang mengambil IELTS untuk tujuan studi mempertimbangkan lebih dari satu negara tujuan. Angka ini menunjukkan banyak calon mahasiswa tidak hanya menyiapkan satu jalur, tetapi menjaga pilihan tetap terbuka jika syarat penerimaan, biaya, visa, atau rencana studi berubah.

Persiapan IELTS dinilai memberi manfaat lebih dari sekadar skor

IELTS Voices 2026 juga mencatat 67 persen responden melaporkan peningkatan kepercayaan diri dalam berbicara, kemampuan menulis akademik atau profesional, atau keduanya setelah mempersiapkan IELTS.

Temuan tersebut menempatkan persiapan tes bukan hanya sebagai upaya mengejar band score, tetapi juga sebagai latihan keterampilan bahasa yang digunakan dalam studi dan pekerjaan. Pembaca yang baru mengenal struktur tes dapat melihat panduan dasar IELTS untuk pemula di Media BIC.

Apa artinya bagi calon peserta dari Indonesia?

Bagi calon peserta di Indonesia, temuan ini menegaskan pentingnya mengecek apakah tes dan jenis modul yang dipilih diterima oleh institusi tujuan sebelum membayar biaya pendaftaran. Persyaratan dapat berbeda antara universitas, organisasi profesi, dan otoritas imigrasi.

Peserta juga perlu menentukan sejak awal apakah membutuhkan IELTS Academic atau General Training. Perbedaan tujuan dan penggunaannya dapat dibaca dalam panduan Media BIC tentang IELTS Academic dan General Training.

Untuk calon mahasiswa yang masih membandingkan pilihan kampus atau negara, pendekatan paling aman adalah memeriksa laman penerimaan resmi setiap institusi. Pengakuan IELTS secara luas tidak berarti semua program menerapkan band score atau jenis tes yang sama.

Riset melibatkan ribuan calon peserta di 165 negara

IELTS menyebut survei IELTS Voices dirancang untuk memahami keputusan, tantangan, serta dukungan yang dibutuhkan peserta tes dan calon peserta dalam mengejar tujuan global mereka. Selain pengakuan dan fleksibilitas tujuan, riset tersebut juga menyoroti pengalaman persiapan tes dan manfaat keterampilan bahasa yang dirasakan responden.

Laporan lengkap IELTS Voices 2026 tersedia melalui situs resmi IELTS. Karena syarat penerimaan kampus, visa, dan organisasi profesi dapat berubah, calon peserta disarankan memverifikasi ketentuan terbaru langsung pada institusi yang dituju sebelum mendaftar tes.

Avatar Zalya Anindya

PenulisMedia Bahasa Inggris

Zalya Anindya adalah penulis di Media Bahasa Inggris (BIC) yang mengolah informasi dari rekan di lapangan, dokumen, dan sumber yang relevan menjadi berita serta artikel. Zalya Anindya menulis lintas topik sesuai informasi yang diterima dan kebutuhan pembaca.

Lingkup tulisan
Berita dan artikel lintas topik
Artikel terbit
1

Mulai Diskusi atau Ajukan Pertanyaan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Data Anda aman sesuai Kebijakan Privasi BIC.